Category Archives: Berita

Kutipan

Panpel Kongres PGBP: Kerjakan Yang Belum Kerja

PGBP (3)-1

Rapat terakhir Di gedung Gereja Baptis Bahtera Kodim, Selasa, 7/11/2017. Foto Nuken/KW

WAMENA, (KW) – Panitia Kongres yang 18, Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGBP) mengelar rapat terakhir hari ini, Selasa, 7 November 2017. di Gedung Gereja Baptis Bahtera Wamena Papua. Rapat ini dalam rangka kesiapan Kongres yang akan digelar pada tanggal 9-14 Desember mendatang.

Baca lebih lanjut

Iklan
Kutipan

Sofyan Yoman: PT.NIRWANA Jangan Bikin Ancur Alam Papua

“Sofyan Yoman: Kenapa Tanah Dicuri Didepan Mata Kita (PT. Nirwana)-Presiden Baptis.

images

Ilutrasi Foto

WAMENA, (KW) – Dumma Socratez Sofyan Yoman, (Ketua BPP – PGBP) hadir di acara pertemuan terakhir yang diadakan dari Panitia Kongres yang ke 18, Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGBP). Selasa, 7/11/2017.

Baca lebih lanjut

Kutipan

Presiden Jokowi Marah Besar,..Umat Islam Aceh Anarkis! Larang Kaum Kristen Beribadah

JAKARTA, (KW) – Tak ada habis-habisnya persoalan pelarangan ibadah bagi umat Kristiani di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), tepatnya di Desa Siompin, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil.

151019_id_aceh_gereja_620

Hari ini kita kembali dikejutkan dengan terjadinya aksi pelarangan beribadah oleh pemerintah setempat di Aceh Singkil terhadap umat Kristiani, walaupun konflik tidak sebesar ditahun-tahun sebelumnya (1979, 1995, 1998, 2001, 2006 dan 2015).

Baca lebih lanjut

Kutipan

Periksa Apakah Anda MEMILIKI Tanda Huruf “M” di Telapak Tangan, Jika IYA Inilah Arti Psikologinya!!

tanda-m

Ilustrasi foto

KABARWEKO – Ada banyak orang yang mengklaim bahwa garis tangan berbicara banyak tentang kepribadian dan masa depan.

Ini mungkin bukan sesuatu yang baru. Tetapi apa yang Anda mungkin tidak tahu adalah, orang-orang dengan garis telapak tangan membentuk huruf M diklaim sebagai yang luar biasa.

Baca lebih lanjut

Boaz Solossa Pensiun Setelah Timnas Indonesia Gagal Juara AFF

boaz-solossa-indonesia-thailand-aff-suzuki-cup-2016_1hyu0g8e6qpew1j3vhmqo513ye

Boaz Solossa (dok)

JAKARTA, (KW) – Keputusan mengejutkan diambil kapten Timnas Indonesia Boaz Solossa seusai final Piala AFF 2016, Sabtu (17/12/2016) di Stadion Rajamangala, Bangkok. 

Timnas Indonesia kalah 0-2 dari Thailand dan dipastikan hanya menjadi runner-up. Thailand juara dengan kemenangan agregat 3-2. Setelah laga selesai, kepada wartawan, Boaz mengucapkan kata perpisahan dengan Timnas Indonesia.

“Mungkin ini saatnya saya istirahat dan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang lebih muda. Melihat pencapaian di Piala AFF para pemain muda pantas diberi kesempatan lebih ke depannya,” kata Boaz Solossa.

Boaz menilai, pemain muda yang akan menggantikan perannya pada masa depan. Dia pun mengaku sudah cukup bermain di Piala AFF dan tanpa gelar.

“Mereka punya kemampuan untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Biarlah saya dan Beny Wahyudi, pemain tua mundur. Sudah dua Piala AFF saya bermain dan gagal memberikan gelar juara rasanya sudah cukup, saya akan pikir-pikir lagi soal membela timnas,” ucapnya.

Boaz Solossa tampil apik dalam Piala AFF 2016. Sebagai kapten, dia mampu memimpin rekan-rekannya yang memang didominasi pemain muda. Bintang Persipura Jayapura ini telah mencetak tiga gol untuk skuat Garuda.

Boaz juga memberi selamat kepada Thailand yang meraih gelar kelima mereka di Piala AFF 2016. “Mereka memang unggul secara permainan dan kualitas mereka di atas kami,” kata Boaz.

Boaz Solossa sudah membela Timnas Indonesia tiga kali dalam ajang Piala AFF, yakni pada 2004, 2014, dan 2016. (Sumber: jawapos)

Kasus Narkoba dan Kekerasan Anak Dominan di Papua Tahun 2016

14553225_191594147967752_3596819717790105600_n-660x330

Anak Papua (foto IST/Ali Rahman)

JAYAPURA, (KW) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua mencatat hingga ke penghujung tahun 2016 saat ini, kasus pidana di Papua lebih banyak didominasi kasus penggunaan narkoba.

Hal ini disampaikan Asisten Pidana Umum Kejati Papua, Harly Siregar, yang menjeleskan kondisi dan situasi di Papua sedang darurat narkoba.

Penyelundupan barang haram tersebut dari beberapa daerah di luar Papua dan negara tetangga seperti PNG diakui sulit dibendung aparat keamanan dan pemerintah sehingga timbul banyak kasus pidana narkoba.

“Jadi saat ini kita lihat penyebaran narkoba sudah mulai merata di seluruh Papua dan Papua Barat sehingga kasus narkoba ini bisa terlihat masih terus mendominasi kasus pidana umum yang ada di Papua dan Papua Barat,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/12/2016) kemarin.

Di sepanjang tahun ini, sebut Harly, pihaknya telah menangani lebih dari 1500 kasus pidana dan setelah dirinci jumlah kasus narkoba lebih dominan. Angka kasus narkoba tahun citrate sildenafil naturel hplc method ini juga diakui meningkat cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain narkoba, kasus lain yang cukup mengalami peningkatan pada tahun ini adalah kasus pidana kekerasan terhadap anak. Hal ini disebut dapat terjadi karena minimnya pengetahuan kekerasan terhadap anak di tengah masyarakat sehingga banyak anak-anak yang akhirnya menjadi korban.

“Untuk kasus kekerasan terhadap anak perlu untuk ditekan, sehingga jangan kasus seperti ini menjadi salah satu kasus yang tinggi dalam masyarakat,” paparnya.

Papua Barat Optimis jadi Keanggotaan penuh di MSG Pada Bulang Desember

dscn0250

Solidaritas untuk Papua, Foto ilst

JAYAPURA, (KW) – Ada rencana sedang terjadi untuk memastikan Papua Barat mendapat keanggotaan penuh dari MSG pada akhir tahun. Itu menurut juru kampanye lama untuk Papua Barat dan Vanuatu gerejawan Pastor Alan Nafuki.

Dia menerima briefing dari kursi MSG dan Kepulauan Solomon perdana menteri Manasye Sogavare pekan lalu sebagai KTT para pemimpin ditangguhkan untuk kedua kalinya. Sudah ada ketidaksepakatan di antara para pemimpin Melanesia lebih seat penuh di meja untuk Gerakan United Liberation untuk Papua Barat.

Pastor Nafuki mengatakan Sally Putaran pertemuan puncak sekarang ditetapkan untuk awal Desember dan keanggotaan penuh untuk West Papua akan seperti kue Natal untuk semua negara Melanesia. PASTOR ALAN NAFUKI: Telah diputuskan waktu berikutnya sekitar ketika puncak mengadakan pertemuan selama bulan Desember tahun ini, ada alternatif lain untuk membuat, untuk memastikan bahwa masalah Papua Barat, tawaran Papua Barat untuk menjadi anggota penuh MSG akan diberikan pada Desember. Terlepas dari apakah semua negara Melanesia tidak bersama-sama, yang tidak akan menghentikan pemberian Papua Barat keanggotaan penuh dari MSG.

SALLY ROUND: Mr Sogavare memiliki semacam rencana untuk ini?
AN: Pemimpin pemerintahan, mereka memiliki rencana mereka sendiri tapi saya akan berbicara atas nama masyarakat sipil dalam negara Melanesia seperti Kaledonia Baru, Vanuatu dan Kepulauan Solomon dan masyarakat sipil di Papua New Guinea dan juga di Fiji, bahwa kita sudah berjuang selama bertahun-tahun sekarang. Kami berharap untuk KTT yang sedang diselenggarakan, direncanakan untuk bulan Desember tahun ini.
SR: Pada pertemuan Anda dengan Mr Sogavare pekan lalu yang salah satu jalan dibahas tentang bagaimana, tanpa negara tertentu menghadiri. AN: Ia hanya diberitahu bahwa pertemuan itu dijadwalkan untuk Desember dan hal harus OK pada Desember karena meskipun mayoritas yang hadir, pertemuan itu akan terus menggenjot Papua Barat ke dalam keanggotaan MSG.

Untuk pemahaman saya apa yang perdana menteri dari Kepulauan Solomon mengatakan, saya pikir itu jelas dan itu bagus. Saya pikir saya puas dengan apa yang telah dikatakan dan saya sangat senang. Saya pikir beberapa orang pemerintah, mereka mencoba untuk meninjau kembali konstitusi MSG dan melihat opsi apa yang bisa mereka ambil terbaik untuk mengakomodasi Papua Barat.

Pemerintah Vanuatu meminta para pemimpin Vanuatu dan gereja di Vanuatu jika kita semua 100 persen mendukung, sehingga Anda tidak bisa menyangkal apa-apa dari pihak kami. Itu hanya akan melihat negara-negara lain. Tapi kita berharap dan kami memastikan bahwa kami perdana menteri Kepulauan Solomon dan Vanuatu benar-benar mengerti suara kita (tak terdengar). 100 persen dari orang-orang kami yang mendukung Papua Barat untuk datang dalam keanggotaan MSG dan juga untuk menentukan nasib sendiri dan tentu saja kemerdekaan. Kami telah berjuang untuk ini selama bertahun-tahun. Ini akan menjadi bantuan bagi saya. Ini akan menjadi prestasi lain yang akan menjadi bagian dari kue Natal untuk semua negara Melanesia.